Jawaban Cepat: Mengapa Banjir Bisa Terjadi?

Mengapa bencana banjir sering terjadi di Indonesia?

Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya banjir di Indonesia adalah cuaca ekstrem. Cuaca ekstrem penyebab banjir yang sering terjadi di Indonesia adalah curah hujan dengan intensitas yang tinggi (umumnya melebihi 100 mm) dalam waktu yang cukup lama.

Kapan biasanya banjir sering terjadi?

Bobo.id – Teman-teman yang tinggal di Indonesia pasti sudah tidak asing dengan istilah banjir. Biasanya banjir ini sering muncul ketika musim hujan datang ke Indonesia pada sekitaran bulan Oktober. Daerah yang sering mengalami banjir adalah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan lain-lain.

Apa akibatnya bila terjadi banjir?

Bencana banjir bisa menimbulkan kerusakan sarana dan prasarana, karena banjir yang menerjang bisa merusak rumah penduduk, gedung, kendaraan dan juga merusak fasilitas sosial. Banjir yang meluap hingga di jalanan dapat menimbulkan masalah, salah satunya adalah lumpuhnya jalur transportasi.

Apakah perbuatan tersebut dapat menyebabkan banjir?

Adanya perusakan lahan seperti penambangan liar dalam bentuk penggalian tanah, dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor. Tanah yang tadinya berfungsi untuk menahan air, kini menjadi tergerus dan tidak kuat menahan air. Selain penambangan liar, penebangan liar juga dapat menimbulkan banjir.

You might be interested:  FAQ: Mengapa Nabi Ibrahim Disebut Bapak Para Nabi?

Mengapa banjir sering terjadi di Indonesia brainly?

Hujan yang turun dalam waktu lama dan sering adalah faktor utama sering terjadi banjir di Jakarta. Biasanya terjadi pada puncak musim hujan di bulan Desember – Februari. Air hujan akan memenuhi sungai- sungai dan menggenangi jalanan yang pasti menyebabkan banjir jika terus terjadi tidak ada penampung atau resapan.

Apa yang sebaiknya dilakukan untuk menghindari banjir?

Cara Mencegah Banjir yang Mudah Dilakukan Sendiri

  1. Membuang sampah pada tempatnya.
  2. Menanam pohon atau tanaman di sekitar rumah.
  3. Membuat saluran air dengan baik.
  4. Menambah lahan penyerapan air.
  5. Rutin membersihkan selokan rumah.
  6. Tidak menebang pohon secara liar.
  7. Tidak membangun rumah di tepi sungai.

Mengapa Jakarta banjir setiap tahun kapan terjadi banjir?

Kurangnya Kawasan Resapan Air Kurangnya Ruang Tebuka Hijau atau RTH membuat kawasan resapan air berkurang sehingga menjadi penyebab banjir di Jakarta. Berdasarkan informasi yang berhasil didapatkan, Jakarta mengalami penurunan muka tanah sebanyak 5-12 cm per tahun. Kondisi ini membuat potensi banjir semakin besar.

Dimana biasanya banjir terjadi?

Biasanya banjir akan timbul pada daerah-daerah yang memiliki kontur tanah yang rendah. Hal tersebut sesuai dengan teori bahwa air akan mengalir dari tempat yang datarannya tinggi ke tempat yang datarannya lebih rendah. Kondisi tersebut memungkinkan terjadinya banjir akan lebih besar.

Apa penyebab terjadinya banjir brainly?

Penyebab banjir = Kurangnya keberadaan pohon, Menutup resapan air dengan beton/semen, Curah hujan yang tinggi, Air sungai yang meluap. Cara mengatasi = Membuat daerah resapan air, Reboisasi atau menanam hutan kembali, Tidak membuang sampah di sungai, Membuat bendungan.

Apa dampak buruk banjir bagi kesehatan manusia?

– Penyakit hipotermia atau penurunan suhu tubuh di bawah 35 derajat Celcius. – Gigitan hewan dan kuman bakteri. – Infeksi, keracunan, dan beberapa penyakit bawaan akibat air banjir. – Risiko kematian atau luka karena kontak listrik.

You might be interested:  Tanya pembaca: Mengapa Bahasa Melayu Menjadi Bahasa Indonesia?

Mengapa banjir sangat merugikan masyarakat?

Jawaban. Banjir merupakan bencana alam yang bisa terjadi akibat tersumbatnya selokan,hujan deras dan lainnya. Dampak dari banjir sangat merugikan manusia karena banjir membawa bibit penyakit, hilang atau rusaknya harta benda, menimbulkan korban jiwa dan lainnya.

Jelaskan perilaku manusia apa saja yang dapat menyebabkan banjir?

Dan di bawah ini adalah 4 contoh perilaku manusia yang bisa menyebabkan banjir, silahkan disimak:

  • Penebangan hutan secara liar.
  • Membuang sampah sembarangan, seperti misalnya di sungai, dll.
  • Membuat pemukiman di bantaran sungai (disekitar sungai).
  • Pembakaran hutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *